Info Terbaru Perpanjangan Batas Usia Pensiun Guru Besar

This info is irrelevant to English speaking readers…

Perpanjangan usia pensiun PNS yang menduduki jabatan Guru Besar pernah menjadi pembicaraan hangat di kalangan perguruan tinggi. Ada yang setuju dengan kebijakan Kemdiknas tersebut, ada juga yang tidak setuju. Dengan berjalannya waktu, kebijakan tersebut semakin diperberat persyaratannya sehingga tidak mudah bagi seorang Guru Besar berumur 65 tahun yang seharusnya memasuki usia pensiun melakukan perpanjangan usia pensiun hingga mencapai 70 tahun.

Persyaratan dasar perpanjangan usia pensiun Guru besar yang harus dipenuhi diatur dalam Permendiknas No. 9 Tahun 2008. Persyaratan tambahan pengajuan perpanjangan usia pensiun diperberat dengan keluarnya  Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 306/E/C/2011 tanggal 9 Maret 2011 perihal Perpanjangan Batas Usia Pensiun (BUP) Guru Besar/Professor. Persyaratan tambahan tersebut kembali diperberat dengan keluarnya Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 739/E/C/2011 tanggal 24 Mei 2011 perihal Perpanjangan Batas Usia Pensiun bagi PNS yang Menduduki Jabatan Akademik Guru Besar/Profesor.

Dalam salah satu isi Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 306/E/C/2011 tanggal 9 Maret 2011, angka 3 (tiga) menyatakan: “Profesor memiliki kewajiban khusus menulis buku dan karya ilmiah serta menyebarluaskan gagasannya untuk masyarakat, sehingga profesor yang tidak melaksanakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kewajiban khusus tersebut dalam 1 (satu) tahun terakhir, tidak layak untuk diberikan perpanjangan batas usia pensiun.”

Dalam Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 739/E/C/2011 tanggal 24 Mei 2011 yang baru saja keluar, diperjelas bahwa:

Karya ilmiah yang dipersyaratkan tersebut yakni karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional dan yang terdaftar pada “scopus” atau yang setara.”

Sebagai pembuktian karya ilmiah tersebut: “harus melampirkan pula bukti fisik asli lengkap atau reprint artikel yang dicetak oleh penerbit (asli) dilengkapi dengan cover dan daftar isi jurnal serta disahkan oleh Dekan/Ketua Departemen/Jurusan.”

Ditambahkan lagi: “Jumlah Publikasi dalam jurnal termaksud 1 (satu) buah sebagai penulis utama atau 2 (dua) buah sebagai penulis pendamping.”

Ketentuan tambahan tersebut berlaku sejak tanggal 1 Juli 2011, sehingga bagi Guru Besar/Profesor yang berkeinginan untuk memperpanjang usia pensiunnya disarankan memahami apa isi ketentuan dalam:

  1. Permendiknas No. 9 Tahun 2008
  2. Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiknas No. : 306/E/C/2011
  3. Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiknas No. : 739/E/C/2011

Dan menyiapkan segala persyaratan yang diperlukan dua-tiga tahun sebelum tanggal berlakunya usia pensiun.

PMB Lab staffs dan mahasiswa S2/S3 yang bekerja di PMB Lab berharap bagi guru besar dari IPB atau dari perguruan tinggi lainnya yang akan mengajukan perpanjangan usia pensiun dapat menyiapkan persyaratan yang diperlukan. Semoga perpanjangan yang akan diajukan dapat memberikan hasil yang positif.

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Info Dikti, News from PMB Lab and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Info Terbaru Perpanjangan Batas Usia Pensiun Guru Besar

  1. Pingback: More about “Perpanjangan Usia Pensiun” bagi Guru Besar |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s