MEKKAH AL-MUKAROMMAH – DAY 7: THOWAF – Part 1

Prof. Sudarsono’s Jurnal Perjalanan Haji 2010 – Entry # 27

Belakang Maqom Ibrohim

Kira-kiranya lokasi "Belakang Maqom Ibrahim" sebagai tempat sholat sunnah dua reka'at setelah Thowaf. Jika ditarik garis lurus dari pojok Hajar Aswad (kiri gambar) ke bangunan Maqom Ibrohim dan dari pojok Hijir Ismail (kanan gambar) ke bangunan Maqom Ibrohim (lihat garis merah di gambar) - maka areal yang dibatasi dua garis merah tersebut adalah area "Belakang Maqom Ibrohim" yang dapat digunakan.

Setelah tiba di Mekkah dan masuk ke Masjidil Harom, salah satu rangkaian ibadah yang dilakukan oleh jama’ah calon haji (JCH) adalah Thowaf memutari Baitulloh (Ka’bah). Dalam Islam, yang dimaksud dengan Thowaf adalah rangkaian kegiatan ibadah yang terdiri atas memutari Ka’bah sebanyak 7 putaran dan setiap putaran dimulai/diakhiri dengan mencium atau mengusap atau isyaroh ke Baitulloh (yang umumnya dilakukan dalam kondisi banyak JCH ketika musim haji adalah isyaroh), dan diakhiri dengan sholat sunnah dua roka’at di belakang Maqom Ibrohim.

Yang dimaksud dengan di belakang Maqom Ibrohim adalah posisi dimana kita bisa menarik garis lurus dari Ka’bah, Maqom Ibrohim, dan posisi sholat kita. Jarak antara posisi sholat kita dengan Maqom Ibrohim boleh dekat (misalnya satu sujudan atau sekitar 1 m) atau jauh (tempat yang sekiranya aman untuk melakukan sholat sunnah dua rokaat dan berdoa) – dari Maqom Ibrohim. Yang penting bukan jaraknya tetapi dari posisi kita sholat, Maqom Ibrohim dan Ka’bah tetap bisa ditarik garis lurus.

Di dalam Islam ada beberapa macam thowaf yang dikenal atau dikerjakan di Baitulloh, antara lain: (1) Thowaf Khudum, (2) Thowaf untuk “Umroh”, (3) Thowaf untuk “Haji”, (4) Thowaf Sunnah 50x, dan (5) Thowaf Wada’. Bagi JCH atau orang yang ingin melaksanakan umroh, thowaf yang pertama kali dilakukan disebut sebagai Thowaf Khudum atau Thowaf Selamat Datang. Khusus untuk Thowaf Khudum – tiga putaran pertama dari rangkaian tujuh putaran – dilakukan dengan cara “ngincik” atau lari-lari kecil sedangkan empat putaran sisanya dengan berjalan biasa. Namun demikian dalam musim haji. pada umumnya hal tersebut sulit dipraktekkan karena banyaknya JCH yang melakukan thowaf. Catatan untuk “ngincik,” silakan dilakukan jika memang memungkinkan.

Thowaf untuk Umroh dilaksanakan bagi yang memang datang ke Masjidil Harom dengan niat umroh atau bagi JCH yang datang ke Masjidil Harom untuk melaksanakan ibadah haji (haji tammatu’ – secara harfiah diartikan sebagai haji senang-senang atau yang lain). Catatan untuk JCH yang mengerjakan Haji Tammatu’ maka Thowaf Khudum yang dilakukan digabung sekalian dengan Thowaf untuk Umroh. Berarti dalam hal ini – mengerjakan satu pekerjaan tetapi dengan dua niat, yaitu untuk niat Thowaf Khudum dan Thowaf untuk Umroh. Setelah thowaf dilanjutkan dengan sai Shofa – Marwah dan lukar dari pakaian Ihrom, sebagai akhir dari rangkaian ibadah umroh.

Thowaf untuk “Haji” adalah thowaf yang dilakukan pada hari Tarwiyah (yaitu: tgl. 8 Dzulhijah), sebelum berangkat untuk Wukuf di Arofah. Dalam rangkaian Thowaf untuk “Haji”, setelah selesai thowaf diikuti dengan sai Shofa dan Marwah, kemudian jama’ah menuju ke Arofah. Catatan, jika ingin afdhol, JCH dapat melakukan Thowaf untuk “Haji” di akhir rangkaian perjalanan haji (sesudah melempar Jumroh Aqobah) – bersamaan dengan Thowaf Ifadhoh. Dalam hal ini kembali kita melakukan satu gerakan untuk dua niat yaitu niat Thowaf untuk “Haji” dan Thowaf Ifadhoh. Setelah thowaf, baru dilanjutkan sai Shofa-Marwah.

Adapun Thowaf Sunnah 50x mempunyai kefadholan yang sangat besar bagi yang melaksanakan. Pahala bisa melaksanakan Thowaf Sunnah 50x adalah bagaikan orang yang dilahirkan kembali oleh orangtuanya. Namun demikian, melengkapi thowaf sunnah 50x perlu usaha yang sungguh-sungguh. Kegiatan thowaf 50x disarankan untuk dilakukan dengan tetap mengukur kekuatan masing-masing karena tujuan utama JCH tetap “Arofah.” Jangan sampai karena mengutamakan thowaf 50x akhirnya jatuh sakit dan malah terganggu kegiatan wukuf di “Arofah”-nya.

Thowaf Wada’ yaitu thowaf pamitan untuk meninggalkan Masjidil Harom dan pulang ke negaranya masing-masing. Dengan demikian, jika sudah meniatkan melakukan Thowaf Wada’, begitu selesai thowaf berarti kita memutuskan untuk tidak akan ke Masjidil Harom lagi pada periode kunjungan tersebut. Kalau lain waktu mau haji atau umroh lagi, ya tidak masalah.

Dalam hal Thowaf Wada. jika masih ada waktu disarankan tidak dilakukan pada hari yang sama dengan thowaf ifadhoh, tetapi lakukan keduanya pada hari yang berbeda. Dalam hal sudah tidak ada waktu karena segera akan ke Jeddah untuk pulang ke Indonesia atau ke Madinah untuk Arba’in, maka Thowaf Ifadhoh dapat dilakukan terlebih dahulu dan setelah beristirahat secukupnya dapat dilakukan Thowaf Wada pada hari itu juga.

Diantara berbagai thowaf yang diuraikan tersebut, alhamdulillah saat ini semua JCH warga dari Yayasan Multazam, Kota Bogor sudah menyelesaikan (1) Thowaf Khudum, besamaan dengan (2) Thowaf “Umroh”, dan (3) sebagian dari Thowaf Sunnah 50x – yang saat ini sedang diperjuangkan untuk diselesaikan oleh masing-masing JCH. Thowaf untuk “Haji”, Thowaf Ifadhoh, dan Thowaf Wada – baru akan dilakukan setelah selesai wukuf di Arofah dan melempar Jumroh Aqobah. Moga-moga Alloh SWT paring kekuatan, aman, selamat, dan lancar bagi JCH semuanya. Moga-moga Alloh SWT paring manfaat dan barokah dan semoga informasi ini ada manfaatnya.

Next: Entry # 28 – Mekkah al-Mukarommah Day 8: Thowaf – Part 2.

Previous: Entry # 26 - MEKKAH AL-MUKAROMMAH – DAY 6: HOTEL DAN TRANSPORTASI HAJI 2010

(Mekkah al-Mukarommah, 27 Oktober 2010)

About these ads

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Jurnal Perjalanan (Travel Journal), Serbaneka Info (Miscelaneous Info), Travels and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s