Part 2 – Kiat Sukses #1 Ujian Prelim Mahasiswa S3, Mayor PBT, SPS-IPB

Note: beri masukan ceritera pengalaman atau kiat sukses anda untuk menempuh ujian prelim di mayor PBT atau mayor lain di IPB melalui kolom komentar. Masukan/kiat sukses anda pasti akan sangat membantu teman-teman yang sedang menyiapkan ujian prelim.
————–

Bagi mahasiswa Pascasarjana Program Doktor (Mahasiswa S3), istilah ujian kualifikasi program doktor (atau yang juga dikenal sebagai ujian prelim) memberikan kesan yang menciutkan hati. Tidak terkecuali bagi mahasiswa Pascasarjana Program Doktor di Mayor Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman-Departemen Agronomi dan Hortikultura, Sekolah Pascasarjana IPB.

Dalam beberapa posting berseri ini disampaikan kiat yang dapat diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana Program Doktor (Mahasiswa S3), Mayor PBT agar sukses menempuh ujian prelimnya:

Kiat # 1. Terkait dengan maka kuliah yang diambil sebelum menempuh ujian prelim – berikut adalah masukan yang dapat diikuti terkait mata kuliah yang sebaiknya diambil agar sukses melewati ujian prelim bagi mahasiswa PBT (mungkin bisa berlaku juga bagi mayor lain yang menerapkan sistem ujian prelim seperti mayor PBT)

  1. Bagi mahasiswa S3 – jalur “By Research” tidak diharuskan mengambil mata-kuliah sebanyak mahasiswa S3 – jalur “Reguler“. Perhatikan, anda termasuk sebagai mahasiswa S3 – jalur “By Research” atau – jalur “Reguler.” Mahasiswa – jalur “By Research” mengganti jumlah kredit kuliah dengan topik khusus dan publikasi ilmiah. Sebaliknya, bagi mahasiswa – jalur Regulerdiwajibkan mengambil sejumlah kredit kuliah.
  2. Bagi mahasiswa S3 – jalur “By Research” meskipun tidak diharuskan mengambil kuliah, untuk persiapan ujian prelim sebaiknya tetap menguasai berbagai teori dasar yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan dilakukan untuk penyusunan disertasi. Ingatlah, materi yang diujikan dalam ujian prelim tidak dibatasi pada hal-hal yang langsung berkaitan dengan rencana penelitian disertasi. Dosen penguji bermaksud menguji kelayakan anda sebagai kandidat doktor, sehingga tidak saja ingin tahu kesiapan anda melakukan penelitian, juga logika berfikir dan penalaran yang dipunyai mahasiswa S3 ketika harus menjawab pertanyaan di luar apa yang akan diteliti dalam penelitian disertasi.
  3. Bagi mahasiswa S3 – jalur “By Research” usahakan meminjam catatan kuliah dan pelajari berbagai topik diskusi kuliah yang diampu oleh semua dosen penguji dalam ujian prelim. Memahami materi kuliah yang diampu dosen penguji membantu mahasiswa S3 menyiapkan diri dengan materi-materi yang menjadi kajian/yang dikuasai oleh dosen penguji sehingga ketika ada pertanyaan tentang topik-topik tersebut akan dapat dijawab.
  4. Bagi mahasiswa S3 – jalur “Reguler” usahakan untuk memahami berbagai materi kuliah wajib Mayor PBT yang harus diambil oleh mahasiswa S3 mayor PBT. Meskipun tidak sampai detil materi, paling tidak berbagai informasi dasar dari sejumlah MK wajib yang relevan dengan rencana penelitian S3 sebaiknya difahami. Materi kuliah wajib mayor AGH merupakan materi yang diharapkan membentuk kompetensi keahlian mahasiswa S3 sehingga penguasaan tentang topik-topik kuliah wajib mayor oleh mahasiswa S3 memberikan impresi positif bagi penguji.
  5. Bagi mahasiswa S3 – jalur “Reguler” jika tidak mengambil mata kuliah (pilihan mayor) yang diampu oleh dosen penguji, paling tidak usahakan meminjam catatan kuliah dan pelajari berbagai topik diskusi kuliah yang diampu oleh semua dosen penguji dalam ujian prelim. Memahami materi kuliah yang diampu dosen penguji membantu mahasiswa S3 menyiapkan diri dengan materi-materi yang menjadi kajian/yang dikuasai oleh dosen penguji sehingga ketika ada pertanyaan tentang topik-topik tersebut akan dapat dijawab.
  6. Bagi mahasiswa S3 – jalur “By Research” atau “Reguler” jika salah satu penguji dalam ujian prelim adalah dosen diluar Departemen AGH (dari departemen lain atau dari luar IPB), usahakan untuk tahu apa latar belakang kepakaran dari dosen penguji. Memahami latar belakang dan kepakaran dosen penguji membantu anda mengantisipasi pertanyaan apa yang akan diajukan oleh penguji sehingga dapat diantisipasi jawabannya.
  7. Catatan khusus bagi mahasiswa S3 yang tidak berasal dari IPB (lulusan perguruan tinggi di luar IPB atau di luar Jawa), anda harus mempersiapkan semua hal diatas ditambah dengan mencoba memahami sistem belajar mengajar di IPB dan kaitannya dengan ujian prelim. Cobalah untuk bertanya pengalaman menghadapi ujian prelim dari teman-teman lain yang sudak sukses melaluinya. Dengan informasi yang didapat, anda diharapkan dapat mengantisipasi kemungkinan pertanyaan yang muncul dalam ujian prelim dan jawaban yang diperlukan. Ingatlah bahwa anda diuji kelayakannya untuk menjadi kandidat doktor di IPB. Biasanya tim penguji tidak akan menyesuaikan pertanyaan yang diberikan dengan latar belakang pendidikan anda. Seringkali, pertanyaan yang diberikan adalah sesuai dengan standar yang berlaku di IPB. Oleh karenanya, bersiaplah menempuh ujian prelim dengan menggunakan standar yang berlaku di IPB.

Kesimpulannya, menyelesaikan mata kuliah wajib mayor dengan baik dan menyusun mata kuliah pilihan mayor yang sesuai (aka. disesuaikan dengan siapa yang akan anda targetkan menjadi penguji ujian prelim dan ujian-ujian lain di tahapan berikutnya!) dapat menjadi kiat yang jitu untuk sukses menempuh ujian prelim. Sebagai insentif, kalau anda berasal dari perguruan tinggi (dosen) mata kuliah yang anda ambil juga dapat memperkaya khasanah pengetahuan anda sebelum anda kembali bertugas di institusi yang menugaskan anda sekolah. Bagi peneliti di lingkup litbang departemen atau LPND, kesempatan kuliah membantu cakrawala berfikir sebelum kembali berfungsi sebagai peneliti. Sebagai peneliti, belum tentu anda diekspose dengan sedemikian banyak knowledge melalui kuliah di kesempatan lainnya. Oleh karenanya nikmatilah masa kuliah sambil gunakan kesempatan kuliah untuk mempersiapkan diri anda masing-masing guna menghadapi ujian prelim.

Also read (Baca juga) :

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Final Examination, News from PMB Lab and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s