Part 3 – Kiat Sukses #2 Ujian Prelim Mahasiswa S3, Mayor PBT, SPS-IPB

Note: beri masukan ceritera pengalaman atau kiat sukses anda untuk menempuh ujian prelim di mayor PBT atau mayor lain di IPB melalui kolom komentar. Masukan/kiat sukses anda pasti akan sangat membantu teman-teman yang sedang menyiapkan ujian prelim.
————–

Bagi mahasiswa Pascasarjana Program Doktor (Mahasiswa S3), istilah ujian kualifikasi program doktor (atau yang juga dikenal sebagai ujian prelim) memberikan kesan yang menciutkan hati. Tidak terkecuali bagi mahasiswa Pascasarjana Program Doktor di Mayor Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman-Departemen Agronomi dan Hortikultura, Sekolah Pascasarjana IPB.

Dalam beberapa posting berseri ini disampaikan kiat yang dapat diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana Program Doktor (Mahasiswa S3), Mayor PBT agar sukses menempuh ujian prelimnya:

Kiat 2. Terkait dengan penyiapan dokumen minat penelitian – berikut adalah masukan yang dapat diikuti terkait penyusunan dokumen minat penelitian agar sukses melewati ujian prelim bagi mahasiswa PBT (mungkin bisa berlaku juga bagi mayor lain yang menerapkan sistem ujian prelim seperti mayor PBT)

  1. Meskipun dokumen minat penelitian tidak harus sama dengan proposal lengkap, tetapi dokumen minat penelitian yang lengkap terkait dengan rencana penelitian disertasi dapat membantu mempersiapkan mahasiswa yang bersangkutan menghadapi ujian prelim dengan lebih baik dan membantu penguji memahami apakah mahasiswa S3 yang diuji memang mempunyai kualifikasi sebagai calon doktor. Semakin lengkap, detil dan komprehensif dokumen minat penelitian – semakin memudahkan penguji untuk menilai kualifikasi mahasiswa S3 yang diuji. Semakin lengkap dan komprehensif dokumen minat penelitian yang disiapkan memberikan impresi positif kepada penguji tentang kualifikasi mahasiswa S3 sebagai kandidat doktor.
  2. Meskipun pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penguji tidak selalu hanya berdasarkan dokumen minat penelitian, mahasiswa S3 disarankan menguasai setiap informasi yang disajikan dalam dokumen tersebut. Jangan sampai menuliskan sesuatu dalam dokumen minat penelitian dan ketika ditanyakan oleh penguji tidak menguasai. Mahasiswa S3 yang diuji tentang apa-apa yang ditulis dalam dokumen minat penelitian dan diketahui tidak memahami dengan baik dokumen minat penelitiannya akan memberikan impresi negatif kepada penguji tentang kualifikasi mahasiswa S3 sebagai kandidat doktor.
  3. Pahami betul mekanik rencana penelitian disertasi anda. Yang dimaksud mekanik penelitian adalah apa saja langkah-langkah dan tahapan-tahapan penelitian yang direncanakan?, mengapa satu penelitian dilakukan? apa jawaban yang dicari? Bagaimana jawaban penelitian tersebut akan diperoleh, dengan data apa? dan sebagainya. Pemahaman mahasiswa S3 tentang mekanik penelitian yang direncanakan memberi impresi positif bagi penguji karena dapat meyakinkan bahwa mahasiswa yang diuji akan dapat melaksanakan satu rangkaian penelitian yang diperlukan untuk penyusunan disertasi doktor. mempunyai kualifikasi sebagai calon doktor.
  4. Pahami betul logistik rencana penelitian disertasi anda. Yang dimaksud logistik penelitian adalah apa saja bahan-bahan (tanaman atau bahan habis yang diperlukan) dan dari mana akan dapat diperoleh?, peralatan pendukung apa yang diperlukan dalam penelitian dan dimana dapat diakses? Kapan bagian-bagian kegiatan penelitian akan mulai dilakukan dan kapan akan selesai? Apa rencana pengganti yang sudah disiapkan, seandainya hasil penelitian yang direncanakan tidak terealisasi? dan sebagainya. Pemahaman mahasiswa S3 tentang logistik penelitian yang direncanakan memberi impresi positif bagi penguji karena dapat meyakinkan bahwa mahasiswa yang diuji akan dapat menyelesaikan satu rangkaian penelitian yang diperlukan untuk penyusunan disertasi doktor tepat pada waktunya.
  5. Pahami berbagai dasar teori dan informasi yang terkait dengan kuliah/pendukung yang ada hubungannya dengan rencana penelitian disertasi S3. Selain menguasai mekanik dan logistik penelitian, memahami dasar teori yang terkait dengan penelitian disertasi yang akan dilaksanakan juga memberikan impresi yang positif bagi dosen penguji.

Kesimpulannya, salah satu faktor yang mendukung keberhasilan mahasiswa S3 mayor PBT untuk lulus melewati ujian prelim adalah penyiapan dokumen minat penelitian yang lengkap dan komprehensif; difahami mekanik dan logistiknya oleh mahasiswa S3 yang mengajukan; serta difahami dasar teori dan informasi lainnya yang terkait dengan dokumen minat penelitian oleh yang bersangkutan. Sebagai insentif, dokumen minat penelitian yang lengkap dan komprehensif dapat langsung dijadikan sebagai proposal penelitian disertasi S3 (setelah mengakomodir masukan dari penguji dan pembimbing) dan pada umumnya berkorelasi positif dengan keberhasilan penyelesaian penelitian disertasi yang direncanakan.

Also read (Baca juga) :

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Final Examination, News from PMB Lab and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s