MADINAH AL-MUNAWAROH – DAY 4: KETIKA KEPEPET MENCARI TEMPAT SHOLAT DI MASJID NABAWI

Prof. Sudarsono’s Jurnal Perjalanan Haji 2010 – Entry # 8

Sholat di Masjid Nabawi

Banyaknya jama’ah calon haji yang akan sholat lima waktu seringkali membuat yang datang terlambat tidak dapat tempat di dalam Masjid Nabawi, Madinah

Banyaknya jama’ah calon haji (JCH) yang ingin menunaikan ibadah sholat wajib lima waktu setiap hari di masjid Nabawi membawa satu kesulitan tersendiri bagi JCH. Meskipun masjid Nabawi sudah dipugar dan mempunyai daya tampung yang besar, kesulitan mencari shof atau tempat sholat yang kosong selalu dihadapi JCH ketika akan menunaikan sholat berjama’ah. Hal ini tidak hanya dialami oleh JCH dari Indonesia saja, tapi juga bagi JCH dari berbagai negara lainnya.

Di satu sisi, sejumlah JCH mengambil jalan pintas untuk mengatasi hal ini, yaitu: sholat berjama’ah di halaman masjid saja – pasti dapat tempat. Di sisi lain, untuk memastikan memperoleh tempat sholat, sejumlah JCH berangkat ke masjid dan mencari lokasi sholat 1 – 1.5 jam sebelum waktu sholat yang ditentukan.

Bagi JCH yang menginginkan mendapatkan tempat di dalam masjid karena ingin mendapatkan kefadholan sholat di masjid Nabawi dan tidak mempunyai kesabaran untuk menunggu selama 1-1.5 jam sebelum sholat, maka kedua opsi tersebut bukanlah merupakan alternatif yang diinginkan. Pertanyaannya, bagaimana caranya memastikan agar kita mendapatkan tempat sholat di dalam masjid Nabawi tetapi tidak harus menunggu 1-1.5 jam sebelum waktu sholat? Atau, bagaimana caranya memastikan agar mendapat tempat sholat lagi, ketika menjelang waktu sholat ternyata kita kentut dan harus keluar untuk wudhu dan meninggalkan tempat yang sudah kita pilih? Barangkali informasi berikut dapat bermanfaat bagi JCH yang memerlukan.

Sebelumnya mungkin perlu digambarkan berbagai kebiasaan JCH yang sholat di masjid Nabawi. Tanpa memandang asal negara, alasan JCH memilih lokasi tertentu sebagai tempat sholat antara lain: (1) Ada di dalam masjid dan shof sholatnya sebisa mungkin ada di barisan depan, (2) Ada di dalam masjid dan shofnya ada di dekat Roudhoh, (3) Ada di dalam masjid dan shof sholatnya dekat dengan pintu keluar, atau (4) Sholat di luar masjid.

Akibat ingin berada di shof depan atau di Roudhoh, biasanya lokasi bangunan masjid di sekitar pengimaman atau Roudhoh selalu penuh dengan JCH. Jika menginginkan mendapatkan tempat sholat di sini, tidak bisa tidak harus mengambil tempat 1-1.5 jam sebelum sholat.

Jika ingin tempat yang dekat akses keluar, tetap tidak bisa mendadak datang karena akan kesulitan mendapatkan tempat sholat. Selain itu, di sejumlah pintu masuk masjid juga dijadikan sebagai shof untuk sholat sehingga menghalangi orang yang akan masuk masjid melalui pintu tersebut ketika terlambat datang.

Yang paling mudah adalah sholat di halaman masjid. Jika ini yang diinginkan maka kita bisa ke masjid kapan saja dan megambil tempat di mana saja. Tetapi ada kefahaman bahwa kefadholan sholat di Masjid Nabawi akan kita dapatkan jika kita sholat di dalam masjid, bukan di halaman masjid. Oleh karena itu, meskipun mudah dilakukan disarankan untuk tidak memilih opsi ini.

Lokasi Sholat

Telat datang ke Masjid Nabawi tapi tetap pengin sholat di dalam Masjid? Gunakan denah Masjid Nabawi, Madinah ini!

Kembali ke pertanyaan awal, bagaimana kalau kita datang ke masjid terlambat atau pas sudah qomat, tapi masih ingin dapat tempat sholat di dalam masjid? Berdasarkan pola pemilihan tempat sholat oleh JCH ternyata meberi peluang bagian tengah masjid selalu tersedia tempat kosong. Oleh karena itu, jika datang ke masjid Nabawi dalam waktu yang mepet dengan waktu sholat maka disarankan untuk mengambil pintu utama masjid Nabawi (Pintu No. 21) sebagai pintu masuk masjid yang sekaligus menjadi jalur utama masuk ke bagian tengah masjid dan selalu terbuka untuk akses masuk masjid (tidak boleh dijadikan sebagai shof sholat di depan pintunya!). Dari pintu tersebut, JCH disarankan untuk langsung menuju tengah masjid melalui jalur yang sudah ditentukan, jalur utama bercabang dua sehingga JCH bisa ambil jalur ke kanan atau ke kiri dahulu sebelum kembali menuju lurus ke depan ke arah pengimaman. Lokasi yang kita tuju adalah lokasi pertama yang ada payungnya – pas di belakang bangunan tertua masjid Nabawi atau alternatifnya lokasi kedua yang ada payungnya di belakang lokasi pertama tersebut.

Selama di Masjid Nabawi, di kedua lokasi tersebut biasanya selalu tersedia tempat sholat meskipun kita datang ke masjidnya terlambat. Bahkan suatu hari karena suatu halangan kami baru sampai di pintu masjid ketika menjelang rokaat kedua. Dengan strategi tersebut diatas, alhamdulillah masih bisa mendapatkan tempat sholat dan ikut sholat berjama’ah.

Pendekatan yang kami uraikan di atas sudah kita praktekkan setiap kali masuk ke Masjid Nabawi untuk sholat wajib dan alhamdulillah selalu berhasil. Namun demikian, informasi tersebut jangan sampai disalahgunakan sebagai alasan untuk pergi ke masjid selalu pas waktu sholat. Soalnya dengan pergi se-awal mungkin, memberi kesempatan untuk melakukan sholat-sholat sunnah, baca doa-doa, dan baca Al-Qur’an. Kalau digunakan untuk memastikan mendapat tempat sholat atau ketika emergensi ya dipersilakan.

Catatan: info ini lebih cocok bagi JCH laki-laki. It does not work this way for women. Untuk JCH perempuan, untuk bisa mendapatkan tempat sholat di dalam Masjid Nabawi, memerlukan perjuangan yang lebih berat dan perlu datang ke masjid lebih awal, karena terbatasnya lokasi tempat sholat bagi JCH perempuan di dalam Masjid Nabawi. Moga-moga Alloh SWT paring manfaat dan barokah dan semoga informasi ini ada manfaatnya.

Next: Entry # 9 – Madinah Al-Munawaroh – Day 4: Teh Susu Kebersamaan.

Previous: Entry #7 – MADINAH AL-MUNAWAROH – DAY 3: KIAT SUKSES MASUK KE ROUDHOH

(Madinah Al-Munawaroh, 16 Oktober 2010).

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in News from PMB Lab, Serbaneka Info, Travels and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s