ORANG TIDAK MENYADARI APA-APA YANG DIA PUNYA SAMPAI SAATNYA DIA KEHILANGAN YANG DIA PUNYAI

New Year

Banyak orang di akhir tahun dan dalam rangka menyambut awal tahun yang baru - mengadakan pesta-pesta dan perayaan. Sedikit dari mereka yang mencoba merenungkan dan menggunakan momen tersebut untuk melakukan introspeksi diri.

Setiap mengakhiri tahun yang lama (i.e. 2011) dan mengawali tahun yang baru (i.e. 2012), ada baiknya kita lakukan perenungan dan mencari pencerahan. Ada satu fenomena menarik dalam hidup manusia – yang biasanya disibukkan dengan segala tetek bengek urusan hidup sehari-hari, yaitu: “kebanyakan mereka tidak menyadari apa-apa yang mereka punya sampai saatnya dia kehilangan yang dia punyai tersebut.

Pada awalnya saya bingung mendengar pernyataan tersebut. Tetapi disisi lain ada juga perasaan curious (tertarik dan penasaran) pada maksud pernyataan yang dilayangkan. Barangkali ilustrasi berikut dapat membantu menjelaskan apa maksud dari ungkapan diatas.

Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lainnya. Jika pembuluh darah tersumbat maka supply oksigen dan zat gizi menjadi terhambat dan bisa berakibat gagal jantung. Sumber gambar: http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/189-mengatasi-penyakit-jantung-dan-serangan-jantung.html

Case 1: Banyak Teman-teman Dekat yang Masih Relatif Muda Meninggal Akibat Gangguan Jantung.

Jantung yang berdetak di dalam dada kita masing-masing telah ada bahkan sejak kita masih dalam kandungan. Dengan berjalannya waktu, ada diantara kita yang menjaganya dengan baik dan ada yang tidak. Bagi yang tidak, maka secara perlahan-lahan akan mengalami gangguan fungsi dan akhirnya bisa terjadi gagal jantung, yang bahkan dapat berakhir dengan kematian.

Sadarkah kita bahwa gangguan fungsi jantung atau gagal jantung itu tidak terjadi dalam semalam! Bahwa penyakit tersebut terjadinya progressive (perlahan-lahan dan berkembang dalam waktu yang lama)! Bahwa kalau kita sedikit aware tentang jantung yang kita punya, insyaAlloh hal itu bisa dicegah.

Karena kita lupa dan tidak menyadari pentingnya jantung milik kita maka kita tidak menjaganya dengan baik. Kita baru sadar pentingnya menjaga ‘milik kita’ tersebut ketika gangguan jantung atau gagal jantung telah datang dan mengambil alih fungsi normal jantung kita.

Oleh karena itu, ketika anda dihadapkan pada makanan berlemak, meski membangkitkan selera dan nikmatnya tiada tara – ingatlah jantung “milik kita” masing-masing. Demikian pula hal-hal lain, yang sekiranya dapat mengganggu fungsi jantung – janganlah dilakukan.

Case 2: Beberapa Kerabat yang Relatif Masih Muda sudah Terserang Penyakit Diabetis (Sakit Kencing Manis)

Pankreas

Pankreas merupakan organ penting dalam tubuh manusia. Kegagalan fungsi pankreas dapat menyebabkan penyakit kencing manis. Gambar diadaptasi dari http://www.klikdokter.com/userfiles/pankreas2.jpg

Pernahkah anda tahu bahwa dalam rongga perut kita ada organ kecil yang bernama PANKREAS? Tahukah anda berapa besarnya ukuran organ pankreas itu? Tahukah anda bahwa dari organ pankreas itu, disekresikan ke dalam darah kita senyawa yang disebut hormon insulin – yang fungsinya mengatur keseimbangan kadar gula dalam darah kita?

Kebiasaan makan dan minum yang kita lakukan dapat membuat organ pankreas bekerja ekstra keras untuk menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah. Kita minum teh atau kopi, kalau tidak manis rasanya kurang enak (kurag mantab!).  Belum lagi kebiasaan ngemil makanan kecil yang manis-manis dan banyak mengandung gula. Tanpa terasa, semua hal itu kita lakukan setiap hari dan bahkan setiap waktu.

Sadarkah kita bahwa kalau kita memaksa pankreas bekerja keras setiap hari, untuk mensekresikan hormon insulin – maka organ tersebut bisa saja mengalami gangguan? Dan ketika pankreas terganggu alias tidak lagi mampu memproduksi hormon insulin, maka akan menyebabkan munculnya penyakit diabetis (penyakit kencing manis).

Sadarkah kita bahwa gangguan organ pankreas umumnya tidak terjadi semalam? Bahwa gangguan tersebut bersifat progressive? Bahwa kalau kita sedikit aware tentang fungsi organ pankreas yang kita punya, insyaAlloh hal tersebut dapat dicegah? Karena kebanyakan kita tidak menyadari pentingnya fungsi organ pankreas, maka semua hal yang berpotensi dapat mengganggu organ pankreas tersebut tetap saja dilakukan dalam keseharian kita. Kita baru sadar pentingnya menjaga “milik kita” tersebut ketika penyakit kencing manis (diabetis) telah menjadi bagian hidup kita sehari-hari.

Oleh karena itu, ketika anda dihadapkan pada minuman atau makanan kecil yang manis-manis, meskipun membangkitkan selera dan nikmat tiada tara – ingatlah pankreas anda masing-masing. Demikian pula hal-hal lain yang sekiranya jika dilakukan dapat (berpotensi) mengganggu fungsi pankreas kita maka JANGAN DILAKUKAN! Apalagi jika ada sejarah bahwa fihak orang-tua atau orang tua dan kerabat lainnya ada yang terserang penyakit kencing manis (diabetis), penjagaan fungsi pankreas sebagai penghasil hormon insulin sangat perlu diperhatikan.

Dari dua ilustrasi kasus diataslah saya pada akhirnya bisa memahami maksud dari ungkapan yang ditayangkan di awal postingan ini. Tentu saja banyak hal lain yang terkait dengan urusan dunia yang bisa dijadikan sebagai ilustrasi. Yang perlu kita ingat juga adalah bahwa terkait dengan semua hal tersebut, masih ada kesempatan bagi kita untuk berobat dan mencari tindakan medis untuk mencegah atau mengatasi masalah yang ada dan besar kemungkinan kita masih diberi kesempatan untuk menjadi sehat kembali.

Dengan pernyataan di atas itu, rasa curious saya dalam perenungan dan pencarian pencerahan diri di akhir tahun 2011 ini lantas melebar pada pertanyaan “Bagaimana jika hal itu terkait dengan urusan akherat? yang jika terjadi kesalahan di dunia, maka tidak akan ada koreksi yang dapat dilakukan dan konsekuensi yang ada haya ada dua pilihan saja (syurga atau neraka!).” Wah… alangkah menyesal ketika di dunia kita tidak menyempatkan dan bahkan melalaikan diri untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya sebagai bekal di akherat nantinya!

Di dunia, dibaratkan jika tidak menjaga kesehatan jantung berakhir dengan gangguan jantung atau gagal jantung; tidak menjaga kesehatan pankreas berakhir dengan penyakit kencing manis (diabetis). Akibat terjelek dari keduanya adalah kematian dan setelah mati masalah gangguan atau gagal jantung serta penyakit diabetisnya sudah tidak akan menjadi masalah lagi (artinya: urusannya selesai!).

Sebaliknya, jika kita tidak menjaga dalam urusan agama selama kita hidup di dunia, tidak menjaga dari urusan dosa dan pelanggaran, serta tidak berusaha istiqomah dalam mengumpulkan pahala selama hidup di dunia, maka kematian yang kita alami tidak menyelesaikan urusan. Bahkan dikatakan bahwa urusan yang sebenarnya baru akan dimulai ketika kita mengalami kematian.

Jika kita mati maka semua yang kita lakukan di dunia (misalnya: dosa, pelanggaran agama, dan pahala) masih harus dipertanggungjawabkan di hadapan Alloh SWT. Yang lebih penting lagi adalah di akherat nanti sudah tidak ada lagi yang namanya mati! Sesuai dengan kefahaman kita sebagai orang Islam, kita akan hidup kekal abadi di akherat nanti. Artinya: jika kita di neraka maka akan menderita selama-lamanya dan tidak ada akhirnya (naudzubillahi min dzalik). Sebaliknya jika kita di syurga maka akan senang selama-lamanya dan tidak ada akhirnya (semoga Alloh menjadikan kita sebagai golongan orang yang masuk syurga, amiin!).

Kesimpulannya: jika untuk urusan dunia saja kita harus dapat menjaganya dengan hati-hati agar bisa menjalankan fungsi dengan baik. Mestinya untuk urusan akherat kita harus lebih mampu menjaganya, mengingat konsekuensi kesalahan yang kita lakukan di dunia dapat berakibat kesengsaraan yang abadi dan selama-lamanya.

Demikianlah salah satu hasil perenungan di akhir tahun 2011 dan dalam rangka mengawali tahun 2012. Semoga hasil renungan yang telah diposting tersebut ada manfaatnya. Semoga juga dapat menjadi sepotong kecil ‘gading atau belang’ yang dapat ditinggalkan bagi kolega yang membacanya.

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Renungan dan Motivasi Diri, Serbaneka Info and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s