BREAKING NEWS 8 : Sedikit Berita Menghibur Terkait Kebijakan DIKTI tentang Publikasi Ilmiah

Setelah sekian waktu menimbulkan rasa cemas bagi yang terkena, akhirnya ada juga berita yang sedikit menghibur dan mengurangi rasa khawatir. Hal ini terkait dengan kebijakan DIKTI tentang kewajiban publikasi bagi mahasiswa S1, S2, dan S3. Sebagaimana telah disajikan dalam sejumlah postingan sebelumnya, mahasiswa S1 wajib mempublikasikan karya ilmiah di jurnal, mahasiswa S2 – publikasi ilmiah di Jurnal Ilmiah Nasional, dan mahasswa S3 – publikasi ilmiah internasional.

Kemarin (Senin, 27 Februari 2012), ada dua berita yang dapat sedikit menghilangkan rasa khawatir bagi mahasiswa S1, S2, dan S3. Berikut dipetikkan dua berita yang menghibur tersebut:

(1) Selasa, 28 Februari 2012 , 06:45:00 : Tidak Masuk Jurnal Tetap Lulus (Jawa Pos News Network)

DEPOK – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) nampaknya mulai melunak mengenai karya ilmiah harus masuk jurnal sebagai syarat kelulusan. Jika sebelumnya, keputusan yang tertuang dalam Surat Edaran Dirjen Dikti nomor 152/2012 tersebut adalah wajib.
Namun, kini sifatnya hanya himbauan atau dorongan kepada perguruan tinggi. Walaupun mahasiswa gagal memasukan karyanya ke jurnal, namun tetap dinyatakan lulus. Hanya saja, saat penilaian akhir di IPK ada pengurangan.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, alasan utama kebijakan tersebut untuk memperbanyak jurnal ilmiah dan karya ilmiah mahasiswa. Saat ini, antara jumlah mahasiswa dengan karya yang dihasilkan tidak sebanding.
“Surat edaran dikti memang tidak ada kekuatan hukum. Tapi kita mendorong ke sana,” ujar Nuh saat membuka Rembug Nasional di Pusdiklat Kemendikbud, Bojongsari, Depok, kemarin (27/2).

Click link ini untuk membaca selengkapnya……

(2) Selasa 02/27/2012: Majelis Rektor PTN Akan Buat Jurnal Terakreditasi Internasional

Depok – Publikasi karya ilmiah masuk ke dalam kebijakan strategis yang dibahas pada Rembuknas Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini. Dipilihnya kebijakan publikasi karya ilmiah ini sebagai bentuk keprihatinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh terhadap jiwa meneliti yang dimiliki mahasiswa baik dari jenjang Sarjana hingga Doktor. Diharapkan dengan dibangunnya kembali jiwa meneliti, mahasiswa dapat menjadi motor penggerak bagi pendidikan tinggi Indonesia.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) Idris Paturessi mengatakan, penulisan publikasi karya ilmiah tidak harus dimasukkan ke dalam buku, tapi dapat dimasukkan ke dalam website jurnal internasional ataupun website perguruan tinggi yang bersangkutan. “Kalau jurnal-jurnal itu dimasukkan ke website, orang lain dapat mengaksesnya kembali di masa depan, dan akan lebih mudah dilaporkan kalau ada penjiplakan dibanding dengan media kertas,” jelas Idriss. Jadi, semua kembali pada komitmen perguruan tinggi sebagai tempat penelitian.

Click link ini untuk membaca selengkapnya ….

Semoga dua informasi tersebut dapat menjadi pengobat rasa khawatir bagi rekan-rekan yang masih dalam proses penyelesaian studi S1, S2, atau S3-nya. Jika memang benar demikian, paling tidak akan ada celah untuk tetap bisa lulus meskipun kalau terpaksa tidak bisa melakukan publikasi ilmiah sesuai target. Just wait and see apa yang akan terjadi pada saatnya nanti. Namun demikian, semua mahasiswa perlu persiapan untuk antisipasi potensi masalah yang mungkin muncul di waktu-waktu yang akan datang.

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Info Dikti, Publications and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s