BERSIAPLAH… ! Evaluasi Kinerja Dosen Mulai Dilakukan Terpusat dan Secara ONLINE ke DIKTI Loh…

Sejak beberapa tahun yang lalu, dosen di IPB telah secara rutin dievaluasi kinerjanya dengan mengisi formulir IKD (Indeks Kinerja Dosen). Biasanya, bulan Juli dan Februari merupakan bulan dimana formulir IKD disebarkan kepada staf pengajar di IPB. Tentu saja parameter evaluasinya menggunakan parameter yag dikembangkan oleh IPB sendiri sebagai ukuran kinerja dosennya.

Yang jelas, setiap dosen diharuskan untuk mengumpulkan minimal 12 IKD setiap semesternya agar memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan fungsional. Bagi staf pengajar yang nilai IKD-nya di bawah 12, maka tunjangan fungsionalnya akan diberhentikan. Sejauh ini, setiap staf pengajar di IPB yang menjalankan fungsinya secara wajar, umumnya mampu mengumpulkan nilai minimal 12 IKD. Hanya dalam kondisi khusus saja, seorang dosen tidak dapat mengumpulkan nilai IKD minimal tersebut.

Namun demikian, mulai bulan Juni, tahun 2012 ini, kinerja dosen aka dievaluasi secara langsung oleh DIKTI di Jakarta. Caranya dengan melakukan entry secara ONLINE, dengan menggunakan parameter kinerja yag telah dikembangka sendiri oleh DIKTI. Apa saja parameter yang digunakan untuk megukur kinerja seorang dosen? Silakan baca informasi selengkapnya berikut ini.

Informasi yang harus diisikan secara ONLINE terkait dengan pengukuran kinerja dosen dapat diakses di laman berikut: http://kinerja.dikti.go.id/ Namun demikian, untuk dapat mengakses form isian yang diperlu kan, seorang staf dosen harus sudah mempunyai NIDN dan password (awal) yang diberikan oleh DIKTI. Seorang staf dosen hanya akan dapat mengakses formulir evaluasi kinerja dosen untuk masing-masing pribadi dengan menggunakan dua informasi tersebut karena keduanya diperlukan untuk melakukan “Login” ke laman pribadi masing-masing. Setelah login, staf dosen dapat merubah passwordnya dengan password baru sesuai keinginan.

Setelah login dengan menggunakan NIDN sebagai nama user dan password dari DIKTI sebagai password awal, maka anda akan masuk ke laman yang berisi sejumlah pilihan menu (8 jenis menu), yaitu :

  • Identitas
  • Tugas Pendidikan
  • Tugas Penelitian dan Pengabdian
  • Pengetahuan dan Kegiatan
  • Kesejahteraan
  • Konfirmasi
  • Ubah Password
  • Keluar

Penjelasan lebih detail untuk masing-masing menu tersebut adalah sebagai berikut:

1. Identitas :  Yang harus diisikan antara lain informasi mengenai identitas dosen yang terdiri atas: nama;usia; jenis kelamin; tahun mulai menjadi dosen; bidang ilmu; bidang/jurusan pendidikan S1,S2, dan S3; Tahun selesai pendidikan Doktor (S3), Asal PT memperoleh pendidikan S3,Golongan/Jabatan Fungsional/Akademik Saat ini; serta informasi penerimaan tunjangan profesi dan/atau tunjangan kehormatan. Beberapa bagian dalam form isian sudah terisi dengan data yang diperoleh dari laman evaluasi masing-masing perguruan tinggi. Bagian yang belum terisi wajib dilengkapi dengan benar. Seluruh pertanyaan yang diberi tanda bintang berwarna merah (*) wajib diisi dengan lengkap dan benar.

2. Tugas Pendidikan : Yang harus diisikan antara lain mengenai: Jurusan sesuai penugasan dalam SK pengangkatan; kesesuaian bidang ilmu dengan bidang yang diajarkan; Ketersediaan program pascasarjana pada jurusan; Jumlah mata ajar dan sks yang ditugaskan; Jumlah mahasiswa bimbingan; serta penulisan bahan ajar/hand out/diktat/modul/ modul praktikum.

3. Tugas Penelitian dan Pengabdian : Yang harus diisikan antara lain mengenai: Judul, Sumber Dana, dan Jumlah Hasil Riset yang terpublikasi; Akses Anda terhadap fasilitas pendukung riset; serta Jumlah Pengabdian Masyarakat.

4. Pengetahuan dan Kegiatan di Luar Status : Yang perlu diisikan antara lain: informasi mengenai pelatihan yang pernah diikuti serta aktivitas lain selain dosen/pengabdian. Pengisian cukup dilakukan dengan memilih Ya/Tidak pada form.

5. Kesejahteraan : Yang perlu diisikan antara lain: informasi mengenai kegiatan dosen setelah menerima
tunjangan profesi; Besaran gaji dan penghasilan; serta jabatan dosen.

6. Konfirmasi : Yang berfungsi untuk memeriksa kelangkapan data yang diisikan ke dalam form.

7. Ubah Password : Yang berfungsi untuk melakukan pengubahan password yang diberikan oleh DIKTI, menjadi password yang lebih personal.

8. Keluar : Laman untuk keluar dari web system DIKTI, setelah selesai memasukkan, memverifikasi dan memvalidasi data entry yag dilakukan.

Yang perlu diperhatikan : dalam pengisian kinerja dosen secara online, antara lain:

  • Ikuti prosedur pengisian sesuai dengan instruksi yang diberikan.
  • Lengkapi data yang harus diisi selengkap-lengkapnya.
  • Selalu lakukan verifikasi pada setiap langkah yang diselesaikan
  • Jangan tergesa-gesa melakukan validasi, kecuali anda sudah yakin betul pada semua informasi yang anda isikan. Setelah dilakukan validasi, maka data yang sudah dicatat tidak dapat dirubah lagi

Selamat mengisi formulir kinerja dosen…. ! Semoga hal ini tidak sampai menjadi beban tambahan yang kurang menyenangkan dan mari kita selesaikan apa yang menjadi tugas kita masing-masing. Semoga info ini ada manfaatnya.

Baca juga :

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Info Dikti, News from PMB Lab, Serbaneka Info and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to BERSIAPLAH… ! Evaluasi Kinerja Dosen Mulai Dilakukan Terpusat dan Secara ONLINE ke DIKTI Loh…

  1. Nur Arifin says:

    Assalamu ‘alaikum. Maaf pak, saya agak terlambat membaca informasi ini. Saya sudah mencoba masuk ke web kinerja dikti, tetapi saya belum tahu password saya untuk masuk ke kinerja dikti tersebut. Mohon informasi dimana saya bisa mendapatkan password saya. terima kasih

    • Pak Arifin, username adalah NIDN masing-masing dosennya sedangkan password sifatnya spesifik untuk masing-masing dosen dengan NIDN tertentu. Passwordnya disediakan oleh DIKNAS dan masing-masing dosen menerimanya melalui Wakil Dekannya (institusinya) masing-masing. Kalau kami di IPB, semuanya dilewatkan melalui TU departemen. Saran saya, anda sebaiknya kontak institusi anda untuk menanyakan NIDN dan password anda. Anda bisa kontak teman sejawat ada di UNTAN apakah mereka mendapatkan info tentang hal ini dan darimana mereka mendapatkan NIDN dan passwordnya. Alternatifnya, anda dapat mengontak DITNAGA di KEMDIKNAS untuk menanyakan hal tersebut (NIDN dan passwordnya). Good luck…

  2. heran says:

    Sangat fantatis jadi dosen sudah dapat tunjangan fungsional, tunjangan sertifikasi dan dapat proyek penelitian milyaran. Pantas mahasiswa belajar dengan diktat dan text book, sementara dosen mengejar proyek penelitian.

    • Amiin… kalau yang disampaikan betul terjadi pada semua dosen, alangkah senangnya. Namun demikian, kenyataannya tidak begitu. Banyak dosen berdedikasi dan selalu berusaha menyempatkan untuk mengajar, banyak dosen tidak punya dan tidak mengejar proyek penelitian, tidak ada proyek penelitian yang nilainya milyaran, banyak penelitian dosen yang ujungnya untuk membantu mahasiswa S1, S2, S3 menyelesaikan studinya karena skripsi, thesis, atau disertasinya dibiayai oleh kegiatan penelitian dosen tersebut. Tidak ada yang sempurna di dunia dan menyebar ‘negative feeling’ tidak membuat ketidaksempurnaan yang ada menjadi sempurna. Let’s think possitively. I hope you have a nice life…!

      • orang biasa says:

        @heran, sy heran sama anda! Tahukah anda (@heran) untuk menulis satu buku teks memerlukan waktu 6-12 bulan. Tahukah anda (@heran) berapa royaltinya? sering hanya Rp500ribu/setengah tahun! Hanya karena panggilan jiwa maka menulis yang berat dengan hasil yang ringan dapat dilakukan! semoga anda (@heran) tercerahkan…

  3. Saya Petrus Agustinus Wenno dosen Unpatti-Ambon, telah berusaha mengisi BKD pada tgl 29 & 30 Juni dengan NIDN 0010xxxxx & pswd 8Lxxxxxx. Ternyata selalu tidak berhasil melakukan LOGIN. Mohon jalan keluarnya.

    • Bapak Wenno, jika bapak tidak pernah berhasil melakukan LOGIN dengan menggunakan pasangan NIDN dan Password yang diberikan ke anda oleh bagian kepegawaian UNPATTI, maka kemungkina yang terjadi antara lain: (1) Waktu mencatat (mengcopy) NIDN terjadi kesalahan. Untuk itu pastikan bahwa no NIDN anda sesuai dengan sertifikat atau SK yang memuat NIDN anda, (2) Waktu mencatat (mengcopy) password terjadi kesalahan (kalau sistemnya adalah CASE SENSITIF maka jika huruf kecil maka password yang harus digunakan juga huruf kecil, dan sebaliknya jika huruf Capital, atau (3) Waktu menyalin NIDN dan Password – terjadi kesalahan pada keduanya. Hal tersebut menyebabkan kegagalan LOG IN. Untuk itu, saya sarankan untuk mengecek dan meminta kembali NIDN dan password milik anda yang diberikan dari kantor yang menangani hal ini di UNPATTI dan atau layangkan pertanyaan ke laman DIKTI (http://kinerja.dikti.go.id)

  4. mega says:

    Saya sudah (mengisi evaluasi kinerja dosen secara online dan sudah) melakukan validasi (evaluasi) kinerja dosen .. tetapi ternyata ada data yang salah .. apa ada cara lain agar dapat merubahnya (membetulkan yang salah tersebut)?

    • Menurut informasi yang ada di website Diknas, jika sudah divalidasi maka tidak bisa lagi diedit secara online. Sebagaimana diketahui ketika tombol validasi ditekan – sudah tidak ada lagi tombol tersebut (artinya: meskipun kita bisa saja merubah-rubah isian yang ada di 96 pertanyaan yang harus dijawab tetapi tidak ada lagi cara untuk menyimpan perubahan tersebut secara permanen di server Dikti. Tetapi, jika perubahannya dilakukan secara manual – ada kemungkinan masih bisa. Namun demikian, hal ini harus dilakukan bersama dengan admin dari website Dikti. Saran saya: (1) Cek di laman FAQ pada website Dikti tentang kinerja dosen. Siapa tahu di sana ada penjelasan tentang perbaikan data setelah validasi. (2) Kontak petugas di Dikti (maaf, tetapi saya tidak tahu siapa orangnya yang dapat dikontak). Siapa tahu petugas tersebut dapat membantu secara manual membetulkan data anda yang salah.

  5. Saya Purwandaru Widyasunu, Agroteknologi, Unsoed, Purwokerto. Telah mengisi evaluasi on-line Kinerja dosen dikti. Memang belum selesai karena saya sambil melakukan aktivitas lainnya. Setelah mengisi kegiatan riset, namun belum selesai, saya lakukan simpan karena belum mau lanjut mengisi total sampai pengabdian. Hasilnya kemarin sabtu dan minggu ini (15/07/2012), saya bisa login namun tidak bisa go on atau tidak bisa kirim. Kejadian ini berlangsung berkali-kali sabtu dan minggu.

    Pertanyaan: (i) apakah hal itu berhubungan dengan hari libur dikti yaitu sabtu dan minggu, (ii) karena jawaban sistem hanya error karena “not allowed action” “:by my self?”, (iii) bagaimana cara mengatasinya?. Nuwun

    • Saya mungkin tidak berkompeten dalam mencari jalan pemecahan masalah yang ditanyakan, tetapi berdasarkan pengalaman beberapa hal berikut mungkin dapat dijadikan sebagai cara untuk mencoba mencari jawabannya, antara lain:
      (1) Asumsi saya, periode pengisian kinerja dosen pada saat anda mengisi secara online – masih bisa dilakukan. Hal ini karena di IPB Bogor, periode pengisiannya telah berakhir tanggal 25 Juni 2012 yang lalu.
      (2) Sepanjang akses masih bisa dilakukan, maka dalam mengisinya kita bisa break anytime dan kembali log in lagi (jika sebelumnya telah log out).
      (3) Adakalanya, ketika kita berhasil log in kemudian kita tinggalkan sesi kita dalam mengisi kinerja secara on-line – kita sengaja atau tidak sengaja tidak log out, maka bisa jadi walaupun komputer/lap top sudah kita matikan koneksi dengan website DIKTI masih belum terminate sehingga status kita tetap masih log in. Dalam kondisi ini, ketika kita akses lagi ke website DIKTI dan berusaha log in lagi, pasti akan error karena kita masih Log in dan mau Log in lagi dengan user akses dan password yang sama. Tentu saja ini tidak diperbolehkan oleh sistem. Untuk memastikan apakah status kita masih log in, coba langsung akses form isian tanpa melalui log in. Jika berhasil (akses form isian tanpa log ini dahulu) maka status kita memang belum log out dan tinggal melanjutkan kembali pengisian formulir secara on line. Jika hal ini tidak bisa dilakukan, berarti ada masalah lain yang perlu didiagnosis.
      (3) Hari Sabtu atau Minggu buka merupakan hari libur bagi sistem on line yang digunakan. Akses tidak bisa dilakukan (server – nya libur) jika terjadi kerusakan pada server, server sedang dalam maintenance schedule, server sedang off-line, server sedang mengalami traffic yang tinggi sehingga melebihi bandwith yang tersedia (traffic overload dapat membuat servernya crash), dan berbagai sebab teknis lainnya.
      (4) Beberapa indikasi bahwa terjadi busy traffic pada server DIKTI antara lain : (a) ketika mau log in – user name dan password dan atau CAPTCHA yang kita submit tidak diterima dan kita mendapat pesan error, (b) ketika berhasil log in dan sudah mengisi/mengupdate daftar isian serta ingin menyimpannya, ternyata server tidak dapat menyimpannya, dan sebagainya.

      Itulah beberapa hal yang berdasarkan pengalaman seringkali menjadi kesulitan di dalam mengakses atau menyimpan hasil update yang dilakukan. Adapun jawaban terhadap pertanyaan spesifik yang ditanyakan dapat dilihat sebagai berikut:
      Pertanyaan (i) Hal tersebut jelas bukan karena hari Sabtu atau hari Minggu yang merupakan hari libur bagi pegawai DIKTI. System on line DIKTI berjalan 24×7 tanpa harus ditunggui oleh pegawai DIKTI. Pertanyaan (ii) Dari error message tersebut, mengindikasikan sebetulnya pada saat itu anda mash dalam kondisi “LOG IN” sehingga ketika anda mau “LOG IN” lagi, anda tidak diperkenankan karena sebetulnya status anda masih log in kok mau log in lagi (mungkin dalam sesi sebelumnya, anda tidak log out tetapi langsung mematikan atau meninggalkan komputer/laptop anda (?) tanpa log out. Kalau betul memang demikian, anda akan dapat langsung mengakses formulir isian tanpa harus log in lagi. Pertanyaan (iii) Beberapa ulasan di atas dapat dipakai sebagai info tambahan untuk mengatasi masalah yang dialami. Tetapi seperti saya sampaikan di atas, hal ini bukan jaminan akan mengatas masalah yang ditanyakan. Jawaban yang lebih pas adalah dengan mengontak System Administratornya DIKTI.

      Semoga apa yang saya uraikan di atas ada manfaat dan berokahnya.

  6. Yani says:

    Saya sudah mengisi form kinerja tersebut dan saya telah memvalidasi. saya juga sudah mencetak datanya. saya baru mengetahui ada kesalahan pengisian pada saat teman saya meminjam hasil isian saya. skarang saya bingung bagaimana cara memperbaiki kesalahan tersebut karena menurut saya kesalahan tersebut sangat fatal… apakah ada cara untuk memperbaiki kesalahan tersebut

  7. Ika says:

    Bagaimana kalau terlambat mengisi, dan sudah ditutup oleh dikti ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s