Umroh Ramadhan 2012 : Persiapan Perjalanan Menuju Madinah

Meskipun merupakan perjalanan yang ke-4 kalinya ke tanah suci, tetapi ini merupakan perjalan umrah kami yang pertama yang dilakukan di bulan Ramadhan. Banyak yang menyatakan bahwa umrah Ramadhan lebih sulit dibandingkan dengan pergi haji. Kata mereka, justru di bulan Ramadhan inilah penduduk Mekkah tumplek bleg (bahasa Jawa) di Masjidil Harram sehingga akan menjadi sangat sulit untuk masuk ke masjid. Insya Alloh kami akan dapat menginfokan bagaimana kondisinya pada saatnya nanti. Semoga saja, meskipun kondisinya sulit, Alloh SWT memberikan kelancaran bagi kami untuk menjalankan ibadah umrah Ramadhan nantinya. Amiin….

Perjalanan kali ini memang tidak lagi sedemikian mendebarkan sebagaimana perjalanan kami sebelumnya. Paling tidak ada beberapa hal yang telah dapat diantisipasi berdasarkan pengalaman perjalanan ke tanah suci sebelumnya. Alhamdulillah… persiapan yang dilakukan berjalan dengan baik berkat ketelitian ibu Ika (istriku) yang telah jauh sebelumnya mengumpukan tetek-mbengek (Bahasa Jawa) keperluan perjalanan kami. Yang selalu tidak bisa dihindarkan adalah bagian pengepakkan yang merupakan bagian saya. Dan sebagaimana sebelumnya, selalu saja saya tunda-tunda hingga saat-saat terakhir untuk melalukannya.

Berdasarkan pengalaman perjalanan kami sebelumnya, tidak banyak bawaan yang kami bawa. Cukup beberapa potong baju dan kaos, celana panjang, dan pakaian dalam. Pada prakteknya di tanah suci, kita tidak memerlukan banyak pakaian sehingga tidak perlu diberatkan bawaan kita dengannya. Tidak lupa, kami membawa sedikit makanan sebagai bekal berbuka dan persediaan untuk mengantisipasi jika proses imigrasi berjalan relatif lama.

Perjalanan dari Bogor menuju ke Cengkareng berjalan lancar, berangkat pk. 08.00 dan tiba di Bandara Soekarno Hatta (Soeta) sekitar pk. 10.45. Perjalanan ke Bandara Soeta sempat mengalamiedikit kemacetan di jalan tol Jagorawi dan tol dalam Kota menuju Bandara Soeta. Tetapi hal itu sudah biasa mengingat jam kantor menuju Jakarta pasti macet. Di Soeta telah berkumpul anggota rombongan yang akan berangkat bersama hari ini, yaitu sebanyak 19 orang.   Saat yang dinantipun akhirnya tiba, sekitar pukul 14.00 WIB, boarding pass kami telah tersedia. Alhamdulillah…

Travel agent (Shofa Marwah Bharakat, Jakarta) yang membawa kami, sangat efisien dalam menangani masalah tiket dan urusan cek in, lainnya sehingga kami tidak direpotkan lagi dengan harus mengantri dan membawa koper bawaan yang lumayan berat. Urusan pasport control juga berhasil kami lewati dengan lancar sehingga kami dapat langsung boarding ke pesawat Airbus A330 yang telah menunggu. Meskipun sedikit terlambat dari waktu keberangkatan yang dijadwalkan, akhirnya pesawat berhasil mengudara dan dimulailah perjalanan spiritual kami menuju kembali ke tanah suci untuk melaksanakan Umroh Ramadhan tahun 2012.

Baca Juga :

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Jurnal Perjalanan (Travel Journal), Serbaneka Info, Travels and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s