Meraih Fungsional Guru Besar (Profesor) : Berapa Potensi Angka Kredit (Kum) Publikasi Yang Dapat Dikumpulkan Oleh Seorang Dosen Per Tahun?

Syarat Guru Besar

Loh,.. ada sejumlah ketentuan baru dalam UU No. 12 tahun 2012 yang terkait dengan dosen yang telah menduduki fungsional Guru Besar?

Masih melanjutkan diskusi sekitar jabatan fungsional Guru Besar (Profesor) dan cara mencapainya, mari kita kaji berbagai persyaratan yang diperlukan untuk menjabat fungsional profesor. Sebelumnya telah diposting beberapa nilai tambah yang akan diperoleh jika seorang dosen menjadi “Guru besar.”

Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk keperluan tersebut adalah nilai kredit (kum) publikasi. Kum publikasi adalah salah satu kendala yang menghambat bagi kebanyakan dosen untuk memperoleh jabatan fungsional guru besar.

Pertanyaannya, apakah sedemikian sulitnya aturan dari DIKTI? dan apakah sedemikian membatasinya aturan dari DIKTI sehingga membuat dosen tidak dapat mengumpulkan kum publikasi? Atau mungkin karena sebab lain? Jawaban dari pertanyaan ini sebetulnya dapat dilihat dalam buku: “Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen ke Lektor Kepala dan Guru Besar” yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikti pada tanggal 14 Desember 2009.

Buku Pedoman ini digunakan oleh Tim Penilai Angka Kredit Dosen Pusat dalam melakukan penilaian jabatan dosen ke Lektor Kepala dan Guru Besar dan oleh perguruan tinggi negeri dan Kopertis dalam melakukan penilaian angka kredit jabatan dosen ke Asisten Ahli dan Lektor. Bagi rekan-rekan dosen yang menginginkan, dokumen pedoman lengkap ini juga dapat diunduh di website Ditjen Dikti dengan alamat http://dikti.go.id.

Berdasarkan dokumen pedoman penilaian angka kredit tersebut, jawaban dari pertanyaan berapa potensi nilai kredit (kum) publikasi yang dapat dikumpulkan per tahun akan dapat dihitung. Dari hitungan yang dicoba dilakukan, ternyata seorang dosen dalam waktu setahun MAKSIMAL berpotensi dapat mengumpulkan kum publikasi sebanyak 479 poin per tahun. Dengan catatan, bahwa dosen yang bersangkutan dapat mengerjakan semua poin dan mendapatkan nilai maksimum untuk masing-masing aktivitasnya.

Berdasarkan hal tersebut, sebetulnya aturan dari Dirjen DIKTI tidak ada yang mempersulit bagi dosen yang ingin mengajukan fungsional ke arah guru besar (profesor). Berdasarkan hal yang sama, aturan Dirjen DIKTI juga tidak membatasinya seorang dosen untuk mengumpulkan kum publikasi. Kesimpulannya, lambat atau cepatnya dan lama atau singkatnya seorang dosen memperoleh fungsional guru besar (profesor) tidak disebabkan oleh aturan yang dibuat oleh Dirjen DIKTI tetapi lebih disebabkan oleh faktor-faktor lainnya.

Dengan demikian, saat ini kesempatan bagi seorang dosen untuk meraih fungsional guru besar (profesor) telah terbuka lebar. Tercapai tidaknya tujuan tersebut untuk masing-masing dosen kelihatannya tergantung pada usaha dari yang bersangkutan. Bagi rekan-rekan dosen yang ingin tahu dari mana angka 479 sebagai angka MAKSIMAL potensi kum publikasi seorang dosen per tahun dapat mengakses melalui link berikut  https://docs.google.com/spreadsheet/ccc?key=0Asb3U7h5WVZldGRBRjFfd0YtWUtjQTdISVNyTldPNmc

Semoga posting ini ada manfaat dan barokahnya. Selamat menghitung nilai kum-nya masing-masing dan mengkonsolidasikan usulan guru besarnya masing-masing. Salam semangat…!

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Info Dikti, News from PMB Lab and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s