Apakah Anda Yakin Bahwa Sayuran Yang Anda Beli Bersih? Coba Simak Posting Berikut, You Will Be Surprised!

Bagi para ibu yang memasak masakan untuk keluarga tercintanya di rumah, membeli sayuran di pedagang sayur keliling atau di pasar merupakan kegiatan yang tidak asing lagi. Penjaja sayuran keliling di pagi hari biasanya menyediakan sayuran segar langsung ke pintu rumah kita masing-masing seperti kangkung, bayam, dan lain-lain. Posting ini awalnya diilhami oleh pertanyaan bagaimana sebaiknya para ibu rumah tangga atau pembantunya memasak sayuran agar tidak hilang zat gizinya. Namun demikian, melihat bagaimana penanganan produk sayuran di lapangan, fokus posting ini justru bergeser menjadi masalah kebersihan produk sayuran yang kita beli dari pedagang sayuran keliling.

Jika ditanya apakah sayur-sayuran yang dibeli dari pedagang sayur keliling sudah cukup bersih untuk dikonsumsi? Maka jawabannya tergantung pada yang ditanya, apakah dia hanya melihat dari sisi fisiknya saja atau ingin tahu bagaimana kondisinya hingga sampai pada masalah ada tidaknya kontaminan kuman atau lainnya. Jika hanya melihat dari sisi fisik, tampilan sayur kangkung yang dijual pedagang sayur keliling telihat bersih dari sisa-sisa tanah dan kotoran fisik lainnya. Batang dan daunya serta akar yang masih ada terlihat bebas dari kotoran fisik yang terlihat mata. Benarkah sayur kangkung tersebut bersih? Well….. think again! Anda mungkin tidak akan mengatakan bersih lagi jika anda melihat beberapa foto yang ditampilkan dalam posting ini.

Ternyata kangkung yang dijual oleh pedagang sayuran atau di pasar-pasar disiapkan dengan cara yang menurut saya kurang higienis. Setelah dicabut dari kebun, kangkung diikat dan dibersihkan dari sisa-sisa tanah yang menempel dan dikirim ke pedagang pengumpul untuk disebarkan ke konsumen. Nah… disinilah letak permasalahannya. Setelah diikat, ternyata ikatan kangkung tersebut dihilangkan dari kotoran tanah atau kotoran fisik lainnya dengan cara mencucinya di selokan yang sekaligus merupakan selokan pembuangan limbah rumah tangga. Secara fisik memang kelihatan bersih dari kontaminan tanah atau kotoran fisik lainnya. Pertanyaannya, apakah juga bersih dari kuman atau kontaminan yang tidak kasat mata juga? Mengingat proses pencuciaannya dilakukan dengan menggunakan air selokan yang sekaligus merupakan selokan pembuangan limbah rumah tangga.

Nah… setelah melihat bagaimana kangkung yang dibeli tersebut disiapkan sebelum sampai ke tangan konsumen, apakah anda masih yakin bahwa kangkung yang anda beli bersih? Ataukah persepsi anda berubah? Ada hal yang lebih penting dari jawaban untuk pertanyaan tersebut, yaitu bagaimana anda harus menyikapi kondisi yang ada. Berikut adalah beberapa masukan terkait dengan sayuran yang kita beli:

  • Jika anda membeli sayuran segar, jangan langsung menyimpannya ke dalam refrigerator, apalagi mencampurnya dengan sayuran lainnya yang telah ada. Dikhawatirkan, sayuran segar yang dibeli tertkontaminasi akibat pencucian yang dilakukan kurang higienis sebagaimana ilustrasi kangkung di atas. Dikhawatirkan, kontaminan yang ada akan berpindah mengkontaminasi sayuran lainny yang ada di refrigerator atau mengkontaminasi ruangan dalam refrigerator anda.
  • Segera setelah membeli sayuran segar seperti kangkung, buanglah bagian sayuran yang tidak diperlukan seperti bagian akarnya. Selain supaya tidak makan tempat, juga agar tidak mengkontaminasi sayuran atau ruangan dalam refrigerator anda.
  • Setelah dibersihkan dari bagian yang tidak diperlukan, segera pastikan untuk mencucinya dengan air bersih di rumah. Ini perlu dilakukan untuk memastikan agar sebanyak mungkin kontaminan yang tidak kasat mata dapat hilang atau dikurangi dari sayuran anda.
  • Jika memungkinkan, masaklah sayuran anda dalam waktu dan dengan pemanasan yang cukup untuk mematikan kontaminan yang masih tersisa di sayuran sebelum dimasak. Memang dengan cara ini ada kemungkinan dapat merusak kandungan gizi dan kualitas sayurannya karena pemanasan yang terlalu lama atau terlalu tinggi.
  • Jika anda tidak ingin memasak sayuran anda terlalu lama, pastikan anda mencuci bersih kembali bahan sayuran anda sehingga meskipun tidak terlalu lama atau tidak terlalu matang dimasaknya, tidak ada kontaminan yang berpotensi menimbulkan masalah ketika keluarga anda menyantap sayurnya.
  • Usahakan untuk tidak menyimpan sayuran sisa untuk dimakan kembali pada waktu lain. Usahakan memasak sayuran hanya untuk sekali makan, terutama jika cara memasaknya mengikuti apa yang diuraikan di point (5) di atas.
  • Jika terpaksa harus menyimpan sayur yang berlebih (tidak habis sekali makan), pastikan anda telah menghangatkannya terlebih dahulu sehingga kontaminan yang tumbuh dan berkembang dapat dibasmi dengan pemanasan.
  • Usahakan untuk tidak membeli sayur matang di warung-warung karena mereka belum tentu menerapkan tingkat kebersihan dan higiene yang sama dengan standar yang anda terapkan. Demikian juga cara memasak sayurannya belum tentu dimasak sampai mematikan kontaminan. Selain itu, kemungkinan bahwa sayur yang dijual sudah dimasak jauh sebelumnya sehingga sudah disimpan cukup lama dari selesai dimasak. Hal ini berpotensi menyebakan munculnya masalah karena mungkin saja kontaminan sudah berkembang pada sayuran tersebut.

Sebagai penutup, yakinkah anda dengan kebersihan sayuran yang anda beli? Jika anda masih menjawab tidak yakin atau ragu-ragu, mengapa tidak meyakinkan diri dengan mencuci bersih bahan masakan sebelum di masak dan memasaknya dengan cara yang tepat agar tidak muncul potensi masalah bagi keluarga anda. Semoga info ini ada manfaatnya.

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in News from PMB Lab, Serbaneka Info. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s