Memilih Journal Internasional agar Tidak Terjebak dengan Predatory Jurnal atau Publisher

SciAlert#‎InternationalPublication‬ ‪#‎ScientificPublication‬ ‪#‎InternationalJournal‬:

Bagi mahasiswa S3, membuat publikasi ilmiah internasional merupakan salah satu kewajiban yang yang harus dipenuhi. Sulitnya menembus jurnal internasional, karena ketidaktahuan atau karena alasan lain membuat mahasiswa dan dosennya mengambil jalan pintas dengan mengirimkan naskah publikasi hasil penelitiannya ke sembarang jurnal ilmiah “internasional” tanpa memikirkan atau mencoba mencari tahu target jurnalnya. Hal yang sama sepertinya dilakukan oleh sejumlah dosen berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Saya lihat banyak mahasiswa dan dosennya melakukan hal ini baik secara tidak disengaja atau sengaja atau karena alasan lainnya.

Satu hal yang perlu diingat, “Publikasi yang anda buat merupakan permanent record dan merupakan bagian dari history penulisnya.” Oleh karenanya, ada baiknya sebelum mengirimkan naskah kita ke suatu jurnal, check dan pastikan bahwa jurnat target tersebut tidak tergolong sebagai PREDATORY JOURNAL atau Jurnal ABAL-ABAL! Bagaimana mengeceknya? Well… salah satunya dengan memastikan bahwa jurnal target anda ataupun nama publishernya tidak tergolong ke dalam jurnal atau publisher predator sebagaimana dilansir oleh website https://scholarlyoa.com.

Berdasarkan pengalaman pribadi, yang dapat saya sarankan ketika anda akan mensubmit ke suatu target jurnal tertentu maka lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Kunjungi website https://scholarlyoa.com dan lakukan searching (pencarian) di website ini dengan kata kunci “nama-jurnal-target-anda” atau “nama-publisher-yang-menerbitkan-jurnal-target-anda” (Contoh lakukan search dengan kata kunci – Emirate Journal of Food and Agriculture atau dengan kata kunci – Academics Journal).
  2. Pastikan apakah searching (pencarian) yang anda lakukan dengan kata kunci tersebut memberikan hasil positif. Jika hasil pencarian hasilnya positif, bacalah isi informasinya dan jika dikatakan bahwa jurnal target atau publisher yang menerbitkan jurnal target terindikasi sebagai Predatory Journal atau Predatory publisher, maka sebaiknya urungkan saja rencana memasukkan naskah jurnal anda ke jurnal target tersebut karena journal target anda atau publishernya tergolong sebagai PREDATORY JOURNALS atau PREDATORY PUBLISHER.
  3. Jika hasil searching (pencarian) yang anda lakukan dengan kata kunci tersebut memberikan hasil negatif, maka lanjutkan dengan melakukan pencarian di SJR Journal Rank, untuk mengecek apakah jurnal target anda merupakan journal yang terindeks SCOPUS atau tidak.
  4. Jika hasil searching (pencarian) di SJR Journal Rank hasilnya negatif, maka sebaiknya urungkan saja rencana memasukkan naskah jurnal anda ke jurnal target tersebut karena journal target anda TIDAK TERINDEKS SCOPUS.
  5. Jika hasil searching (pencarian) di SJR Journal Rank hasilnya positif, maka lanjutkan rencana memasukkan naskah jurnal anda ke jurnal target tersebut karena journal target anda TERINDEKS SCOPUS.
  6. Check data untuk jurnal target anda dan jika diinginkan, pastikan bahwa journal target anda memiliki nilai H indeks dan SJR score yang tinggi, sesuai dengan yang anda harapkan.

Salah satu publisher yang dilaporkan mengeluarkan banyak predatory journal adalah “SCIENCE ALERT (SCIALERT)” yang ternyata sering dijadikan sebagai target (populer di kalangan) mahasiswa S3 serta dosen Indonesia untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Beberapa jurnal yang dikeluarkan oleh publisher ini masuk ke dalam INDEX SCOPUS, sehingga oleh RISTEK DIKTI dikategorikan sebagai “Jurnal Predatory yang terindeks SCOPUS – Journal overlapping (journal predatory yang terindeks scopus).”Dengan demikian, publikasi dalam berbagai jurnal yang diterbitkan oleh SCIALERT berpotensi tidak diakui oleh RISTEK DIKTI, terutama untuk pengajuan fungsional ke tingkat GURU BESAR.

Salah satu jurnal yang menjadi target publikasi bagi mahasiswa S3 Indonesia adalah “Asian Journal of Plant Pathology,” yang saat ini alamat jurnalnya dilisting di UAE (dulunya sempat di listing di USA). Sebenarnya, SCIALERT merupakan penerbitan open access (on-line) yang dikelola dari Pakistan.Sangat tidak disarankan untuk mensubmit ke berbagai jounals yang diterbitkan oleh publisher yang bernama SCIENCE ALERT atau SCIALERT.

Nah…. Selamat mensubmit naskah publikasi anda ke journal target yang anda inginkan. Good luck.

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in News from PMB Lab, Publications and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s